Apa 5 Fase dari Pengembangan Membaca?

Apa 5 Fase dari Pengembangan Membaca?

Tahukah Anda terdapat beberapa fase dari pengembangan membaca? Saya adalah ayah yang bangga dari seorang putra berusia dua tahun yang memiliki selera yang tak pernah puas akan buku. Sebelum dia pergi tidur setiap malam, saya membacanya setidaknya beberapa cerita sebelum tidur, seperti kebanyakan orang tua.

Baca Juga: 7 Keuntungan dari Membaca Buku

Storytime selalu merupakan kegiatan interaktif bagi kami, karena ia mengikuti bersama saya, mengajukan pertanyaan, dan mengulangi kata-kata dan frasa. Terkadang dia suka menceritakan kembali kisah itu kepada orang lain, yang selalu membuatku takjub.

Bahkan pada usia dua tahun, ia memiliki kesadaran buku cetak yang tajam, yaitu pemahaman tentang bagaimana teks bekerja dan bagaimana berinteraksi dengannya.

Baca Juga: Konsinyasi Penjualan Mobil – Bagaimana Cara Kerjanya dan Opsi Lain

Suatu malam ketika saya membacakan cerita untuknya saya mulai berpikir tentang tahap-tahap perkembangan membaca, dan bagaimana The Edvocate sudah lama tertunda untuk menampilkan sebuah artikel tentang masalah ini.

Saya tahu fase proses pengembangan membaca, tetapi sudah lebih dari satu dekade sejak saya membaca literatur tentang topik tersebut. Maka saya memulai penelitian saya, hanya untuk mengetahui bahwa hanya ada beberapa artikel otoritatif yang ada pada subjek, dan banyak dari mereka berbeda pada tahap apa, berapa banyak tahap ada, dan berapa kisaran usia setiap tahap mencakup.

Baca Juga: Berapa Total Biaya untuk Memiliki Mobil?

Ini hanya memotivasi saya untuk lebih, karena saya memutuskan untuk menulis artikel yang singkat namun definitif, mendaftar dan membahas lima tahap membaca.

TAHAP 1: THE EMERGENT PRE-READER (KHUSUS ANTARA USIA 6 BULAN SAMPAI 6 TAHUN)

Selama fase awal proses pengembangan membaca, anak-anak mengambil sampel dan belajar dari berbagai suara, kata, konsep, gambar, cerita, paparan cetak, bahan literasi, dan pembicaraan biasa selama lima tahun pertama kehidupan.

STAGE 2: THE NOVICE READER (KHUSUS ANTARA USIA 6 SAMPAI 7 TAHUN)

Selama fase kedua dari proses pengembangan membaca anak-anak belajar hubungan antara huruf dan suara dan di antara kata-kata yang dicetak dan diucapkan.

Baca Juga: 6 Keterampilan Pemahaman Membaca

Anak itu mulai membaca cerita dengan kata-kata berfrekuensi tinggi dan kata-kata beraturan secara fonetis dan menggunakan keterampilan dan wawasan yang muncul untuk ‘menyuarakan’ kata-kata satu suku kata baru.

TAHAP 3: THE DECODING READER (KHUSUS ANTARA USIA 7 – 9 TAHUN)

Selama fase ketiga perkembangan membaca, proses anak-anak mulai membaca cerita dan teks yang akrab dengannya seiring dengan meningkatnya kefasihan. Hal ini dicapai dengan mengkonsolidasikan elemen penguraian dasar, penglihatan kosakata, dan makna dalam membaca cerita dan pilihan yang sudah akrab dengan anak.

Baca Juga: Cara Membeli Mobil Bekas yang Murah dan Masih Bisa Dikendarai

TAHAP 4: THE FLUENT, COMPREHENDING READER (KHUSUSNYA ANTARA USIA 9 – 15 TAHUN)

Selama fase keempat dari proses pengembangan membaca, membaca digunakan untuk memperoleh ide-ide baru untuk mendapatkan pengetahuan baru, untuk mengalami perasaan baru, untuk memperoleh sikap baru, dan untuk mengeksplorasi isu-isu dari berbagai perspektif. Membaca meliputi studi buku teks, karya referensi, buku perdagangan, surat kabar, dan majalah yang berisi ide dan nilai baru, kosakata dan sintaksis baru.

Baca Juga: Seberapa Banyak Uang yang Harus Anda Habiskan untuk Sebuah Mobil di 2019?

TAHAP 5: THE EXPERT READER (KHUSUSNYA DARI USIA 16 TAHUN DAN LEBIH TUA)

Selama fase kelima dari proses pengembangan membaca, pelajar membaca dari berbagai bahan canggih, baik ekspositorik dan narasi, dengan berbagai sudut pandang. Peserta didik membaca secara luas antar disiplin ilmu, termasuk ilmu fisik, biologi dan sosial serta humaniora, politik dan masalah terkini.

Apa pendapat Anda tentang daftar saya?